Aku memandang foto ini, anakku. Sejak ibunya mengandung dan melahirkan, aku tidak bisa membayangkan ibunya sangat tabah menjalani semuanya. Aku melihat dia tertatih, aku melihat dia kesakitan, dan aku sungguh melihat dia kepayahan dengan anak di kandungannya itu. Aku melihat bagaimana dia menangis saat melihat di sebuah layar monitor kecil yang memperlihatkan plasenta di kandungannya masih menutup, aku melihat dia terharu karena keinginannya untuk anak ini.
Aku hanya mengetahui bahwa ibunya sering berbicara sendiri sambil tersenyum-senyum kecil sendiri, berbicara dengannya, mengetuk-ketuk perutnya kanan-kiri sendirian sambil memasak. Aku selalu melihat dia berlari kecil ke arah pintu masuk rumah tua, tempat kami tinggal tiap kali mendengar suara motor Honda Supra Fit ini terdengar. Untuk menyambutku.