"Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu dapat mengalingi-Nya, sementara Dialah Yang Menampakkan segala sesuatu? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu saggup mengalingi-Nya, bila Dia-lah Yang Tampak pada segala sesuatu? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu mampu mengalingi-Nya, sedangkan Dialah Yang Tampak dalam segala sesuatu? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu kuasa mengalingi-Nya, padahal Dialah Yang Tampak untuk segala sesuatu? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu dapat mengalingi-Nya, sementara Dia-lah Yang Ada sebelum ada segala sesuatu? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu sanggup mengalingi-Nya, bila Dia lebih jelas ketimbang segala sesuatu? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu mampu mengalingi-Nya, sedangkan Dia Esa, yang tiada disamping-Nya sesuatu apapun? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu kuasa mengalingi-Nya, padahal Dia lebih dekat kepadamu daripada segala sesuatu? Bagaimana bisa dibayangkan kalau sesuatu dapat mengalingi-Nya, sementara seandainya Dia tak ada, niscaya tak akan ada segala sesuatu? Betapa ajaib, bagaimana keberadaan bisa tampak dalam ketiadaan? Atau, bagaimana sesuatu yang baru bisa bersanding dengan Yang Maha Dahulu."
