"Boleh jadi Allah membuka pintu ketaatan bagimu, tetapi tidak membuka pintu pengabulan (diterimanya ketaatan itu). Boleh jadi Allah menakdirkanmu berbuat dosa, tapi ternyata ia menjadi sebab sampainya tujuan (kepada-Nya)."

News from Jawa Pos NN

Syndicate content JPNN.COM
Jaringan Berita Terbesar dan Terluas
Updated: 1 hour 5 min ago

Selidiki Dugaan Sebagai Kurir

1 hour 31 min ago
JAKARTA---Pemeriksaan terhadap pilot Sjaiful Salam di BNN tetap berlangsung meski hari Minggu. Penyidik lembaga yang dipimpin Komjen Gories Mere itu mempunyai waktu 3 x 24 jam untuk menentukan pasal-pasal yang disangkakan pada Sjaiful. Tak hanya dijerat sebagai pengguna, Sjaiful juga dicecar soal perannya dalam pengedaran serbuk haram di kalangan pilot. "Kami masih dalami perannya dalam kaitan peredaran. Masih disidik soal teman-teman dan jaringannya," ujar kepala humas sekaligus juru bicara Badan Narkotika Nasional Kombes Sumirat Dwiyanto di Jakarta kemarin (05/02). Sjaiful diperiksa oleh empat penyidik di lantai dua gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur. Menurut Sumirat, bukti awal yang dimiliki BNN sudah sangat cukup untuk menjerat Sjaiful. Setidaknya dengan pasal 112 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika tentang penggunaan narkotika dengan ancaman empat tahun penjara. "Kalau nanti terbukti dia juga ikut mengedarkan, ancamannya lebih besar," kata perwira menengah ini. Pilot Sjaiful saat diperiksa mengaku hanya mendapatkan sabu dari pemasok setempat (Surabaya). "Saya nggak kenal yang antar barang," kata Sumirat menirukan pengakuan Sjaiful. Namun, pengakuan ini tentu tak bisa serta merta dipercaya. Sumirat menjelaskan BNN dan Kementerian Perhubungan sudah menandatangani nota kesepakatan program pencegahan peberantasan dan penyalahgunaan narkotika di kalangan moda transportas baik darat, laut maupun udara. "Salah satu kesepakatannya adalah melakukan cek secara random satu bulan sekali," katanya. Pemeriksaan ini berlaku untuk semua pilot maskapai swasta maupun maskapai nasional. Artinya tak hanya pilot Lion Air yang akan diperiksa urinenya. "Resiko menerbangkan pesawat dalam kondisi dibawah pengaruh sabu bisa sangat fatal," katanya. Seorang pilot bisa berhalusinasi atau mengalami ketidakstabilan emosi saat berada di ruang kendali atau kokpit pesawat. "Tak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga membahayakan penumpang juga masyrakat yang ada di darat jika ada kondisi darurat," katanya. Sumirat optimistis pemeriksaan Sjaiful bakal membuka tabir soal penggunaan sabu di kalangan pilot secara lebih luas. "Tekad BNN jelas, ini harus diperangi, kita buru sampai semuanya terungkap," tegasnya. Informasi yang dihimpun Jawa Pos, khusus untuk peredaran narkotika di kalangan pilot BNN memang sudah menyiapkan strategi khusus. Sebuah unit elit disiapkan untuk khusus bertugas menyelidiki jaringan ini. Jika hasil intelijen lapangan sudah benar-benar A-1 (akurat) laporan baru disampaikan langsung ke Direktur Narkotika Alami BNN Brigjen Benny Mamoto. Benny adalah orang kepercayaan Kepala BNN Komjen Gories Mere semenjak keduanya menjadi Satgas Bom Polri. Pada penugasan penting, Benny selalu turun langsung memimpin penangkapan. Sebelum membekuk pilot Lion baik di Makassar maupun di Surabaya, Benny juga sukses menangkap Kalapas Nusakambangan Marwan Adli yang diduga menjadi beking bandar narkoba dari dalam penjara Maret tahun lalu. Pada penangkapan Sjaiful tim ini sudah bekerja sejak pertengahan Januari 2012. Langkah mereka tak terdeteksi oleh sang pilot sasaran karena lihai melakukan berbagai penyamaran. "Jaringan pilot ini besar, kami duga termasuk melakukan pengedaran," kata seorang penyidik BNN kemarin. Pilot yang leluasa pergi ke berbagai bandara memungkinkan ditunggangi kepentingan mafia narkoba untuk mengedarkan barang perusak moral itu. "Apalagi, ada pintu-pintu khusus untuk kru pesawat, walaupun tetap diperiksa tapi jalur itu lebih longgar," katanya. Sistem drop barang dengan menumpang pesawat ini sebenarnya nyaris terbongkar setelah seorang awak kabin Lion Air Winnie Raditya tertangkap menyimpan sabu di underwearnya 6 April 2011. Namun, rupanya pengakuan Winnie terputus walaupun berguna untuk meringkus Muhammad Nasri pilot Lion Air tiga bulan kemudian. Penangkapan Muhammad Nasri juga membuka pintu bagi pengintaian diikuti penangkapan Hanum Adhyaksa di hotel Clarion Makassar awal Januari lalu. "Ini bukan hanya pilot iseng, tapi memang sindikat yang makai jaringan pilot untuk mempermudah peredaran," katanya. Dikonfirmasi soal informasi ini Brigjen Benny Mamoto mengaku belum bisa memberi banyak informasi. "Penangkapan diikuti pemeriksaan masih jalan, nanti tunggu selesai dulu," kata doktor ilmu kepolisian dengan tesis terorisme ini. Benny meminta publik tak perlu khawatir dan cemas jika akan terbang dengan maskapai gara-fgara penangkapan ini. "Tentu pihak pihak terkait sudah melakukan pencegahan, seperti dari maskapai atau kementrian perhubungan. Yang kita tindak ini oknum saja," katanya. (rdl)

Pemain ISL Bisa Perkuat Timnas

1 hour 48 min ago
JAKARTA - Pesepak bola Indonesia yang bermain di ISL (Indonesia Super League) berpeluang memperkuat timnas. Peluang itu mengacu pada sikap Federasi Sepak Bola Asia (AFC) terhadap pesepak bola Malaysia Mohd. Safee Sali, yang bermain di ISL. Meski dianggap sebagai liga ilegal oleh PSSI, Safee dinyatakan tetap bisa membela negaranya. Sekjen AFC Alex Soosay menegaskan bahwa Safee bisa memperkuat tim Harimau Malaya -julukan Malaysia- sampai nasib PSSI ditentukan pada 22 Maret. FIFA dan AFC telah memberikan waktu sampai 22 Maret bagi PSSI untuk menyelesaikan masalah mereka yang terkait dengan ISL. "Saya yakin, kongres PSSI yang dilaksanakan pada 18 Maret bisa menyelesaikan permasalahan itu," katanya sebagaimana dilansir aseanfootball.org. Pernyataan itu dikeluarkan AFC karena sebelumnya ada polemik terkait dengan nasib Safee. Tenaganya dibutuhkan saat Malaysia melakoni laga uji coba melawan Arab Saudi pada 24 Februari dan Filipina pada 29 Februari. Pernyataan Soosay tadi sekaligus mementahkan surat PSSI kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) yang meminta Safee tidak dimasukkan dalam tim nasional. Alasannya, dia bermain di liga yang tidak diakui FIFA. AFC juga menyanggah statemen Ketua Umum PSSI Djohar Arifin yang diungkapkan pada rapat kerja di Puncak pada Jumat lalu (3/2). Saat itu Djohar menegaskan bahwa dirinya sengaja tidak melaporkan nama-nama pemain asing di ISL ke FIFA agar mereka tidak disanksi. "Saya ingin menyatakan bahwa AFC tidak pernah meminta daftar pemain yang bermain di ISL. Laporan itu tidak benar," tuturnya. Dengan munculnya pernyataan tersebut, bisa disimpulkan bahwa pemain Indonesia yang merumput di ISL juga tetap memiliki kesempatan untuk membela timnas. Pencekalan yang dilakukan PSSI secara otomatis pun tidak bisa dibenarkan. Djohar tidak berkomentar terkait dengan sikap AFC tersebut. Lelaki bergelar profesor itu menegaskan, dirinya belum menerima pemberitahuan resmi dari AFC mengenai pernyataan tersebut. "Coba tanyakan kepada Sekjen (PSSI, Tri Goestoro) tentang pemberitahuan itu. Saya belum bisa berkomentar," ungkapnya. Koordinator timnas Bob Hippy tidak mau mengubah keputusannya. Bagi dia, surat dari FIFA pada pertengahan Desember 2011 yang menjelaskan bahwa pemain ISL dilarang memperkuat timnas tetap menjadi acuannya. "Kan sudah jelas. Pemain breakaway league tidak bisa memperkuat timnas. Karena itu, uji coba dengan PSV (Eindhoven) gagal karena takut disanksi FIFA. Pemain yang ada di timnas saat ini hanya berasal dari IPL," tandasnya. (aam/c7/ruk)

Puting Beliung Rusak Pati

2 hours 45 min ago
JAKARTA - Angin puting beliung kembali menyerang warga. Kali ini, angin berputar itu menyerang desa Semampir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seperti biasa, angin tersebut menelan kerugian materiil cukup besar karena menghancurkan berbagai bangunan. Beruntung, tidak ada korban tewas saat angin menyerang pukul 12.45 kemarin. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, angin tersebut menyebabkan satu korban luka berat. Selain itu, enam rumah dipastikan roboh akibat terjangan angin. "Dua warung roboh, dan masing-masing satu balai desa, TK, dan SD rusak," ujarnya. Selain menyebabkan rumah roboh, puting beliung juga meninggalkan "jejak" kerusakan. Terhitung, 134 rumah warga mengalami kerusakan diikuti puluhan pohon tumbang. Untuk membantu warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung mengirimkan logistik ke pemukiman warga korban angin puting beliung. Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah Sarwa Pramana membenarkan tidak ada korban meninggal meski meninggalkan kerusakan. Warga hanya mengalami luka-luka yang langsung ditangani kesehatannya. "Rumah roboh dan banyak yang rusak akibat serangan angin," terang Sarwa kepada Jawa Pos. (dim)

Cuaca Kacaukan Jadwal Juve

3 hours 11 min ago
MUSIM ini Juventus memiliki keuntungan lebih ketimbang beberapa pesaing utamanya dalam perburuan scudetto, seperti AC Milan, Udinese, Lazio, dan Inter Milan. Mereka tidak bertarung di pentas Eropa, praktis hanya fokus di ajang domestik.     Namun, keuntungan itu tidak berlaku selama Februari. Bulan ini jadwal mereka sangat padat. Semakin padat lagi karena cuaca buruk yang menghantam Italia bagian utara. Akibatnya, pertandingan melawan Parma (1/2) dialihkan ke 15 Februari. Dampaknya, dalam jangka waktu 13 hari, mereka akan bertarung pada lima pertandingan. Paling padat pada durasi 12-18 Februari. Tim berjuluk Nyonya Tua itu harus bertanding melawan Bologna (12/2), Parma (15/2), dan Catania (18/2). "Kepada orang-orang yang menyatakan Juve hanya bermain satu pertadingan setiap pekan, inilah hasilnya. Dalam enam hari, kami bermain tiga pertandingan. Tentu membuat mereka senang," bilang Antonio Conte, pelatih Juve, seperti dikutip Sport Mediaset. Conte menjelaskan, sudah sejak awal cuaca diperkirakan seperti itu. Seharusnya ada upaya yang dilakukan LEGA selaku otoritas pelaksana Serie A. "Kami di Italia, bukan Dubai. Sudah jelas akan ada salju, harusnya ada cara untuk melindungi sepak bola agar tetap berlangsung," ketus Conte. Berbeda dengan stadion di Italia lainnya, stadion milik Juve, Juventus Stadium, adalah yang paling canggih. Memang, mereka tidak memasang undersoil heating seperti stadion-stadion di Inggris, tetapi mereka punya sistem untuk mengatasi cuaca ekstrim. "Saya dulu pemain bola dan sekarang pelatih. Saya tidak ingin masuk dalam pembicaraan soal politik. Tetapi, bila Anda menanyakan opini saya, maka saya katakan, harus ada sesuatu yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini," jelas mantan kapten Juve itu. Lalu, soal label favorit yang diberikan media di Italia terkait peluang Juve meraih scudetto musim ini, Conte berupaya merendah. "Sekarang semua mengatakan kami favorit. Saya harus berterima kasih kepada pers atas pertimbangan yang mereka berikan kepada Juve," kata Conte. "Lima atau enam bulan lalu segalanya seperti bencana, pembelian pemain level kedua, pelatih kurang berpengalaman, sampai taktik bermain yang seperti pasukan Taliban. Saya senang karena semuanya telah berubah, kami tampil layaknya keajaiban," jelas Conte. (ham)             Jadwal Juve selama Februari 5 Februari     v Siena  (home)    Serie A 8 Februari     v Milan (away)    Coppa Italia 12 Februari   v Bologna (away)    Serie A 15 Februari   v Parma (away)    Serie A 18 Februari   v Catania (home)    Serie A 25 Februari   v Milan (away)     Serie A

Janji Tinggalkan Politik bila Terbukti Korupsi

3 hours 35 min ago
JOGJAKARTA - Di Jakarta, posisi Anas Urbaningrum sebagai ketua umum Partai Demokrat tengah digoyang menyusul dugaan keterlibatannya dalam kasus wisma atlet. Di Jogjakarta, Anas menanggapi perkembangan tersebut dengan berjanji meninggalkan politik kalau terbukti korup.     "Nuwun sewu (mohon maaf, Red), kalau korupsi, saya akan berhenti dari politik," ujar Anas saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Kebangsaan Merawat NKRI yang diselenggarakan Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Jogjakarta Besar di Hotel Jogjakarta Plaza, Minggu (5/2).   Anas mengungkapkan tekad itu saat menjawab seorang peserta yang mengajukan pertanyaan dengan bahasa Jawa halus. "Nopo leres (apa betul, Red) Mas Anas korupsi," tanya seorang peserta dengan nada polos.   Mantan ketua umum PB HMI yang datang agak terlambat dari jadwal tersebut tidak bersedia memberikan jawaban yang panjang. Anas hanya menegaskan, bila kasus wisma atlet menyeret namanya atau menjadi tersangka kasus korupsi, dirinya akan pensiun dari dunia politik. "Jawaban saya singkat dan jelas," tegas menantu KH Atabik Ali, pengasuh Ponpes Ali Maksum, Krapyak, Jogjakarta, itu. Setelah acara, Anas juga sempat menyinggung perkara yang mendera sejawatnya, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Angelina Sondakh yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi wisma atlet oleh KPK. Menurut Anas, partainya siap memberikan pembelaan hukum bila memang janda Adjie Massaid tersebut meminta. Namun, Anas juga menyatakan bakal menyerahkan kasus Angie -sapaan Angelina Sondakh- kepada proses hukum. "Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ucapnya.   Mantan komisioner KPU itu berharap agar masyarakat tidak memberikan komentar lebih jauh terkait dengan kasus Angie. Menurut dia, bila perkara hukum dikomentari, dikhawatirkan akan melahirkan opini-opini tertentu.   Anas ingin proses hukum kasus wisma atlet yang telah menjerat mantan Bendahara DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin sebagai terdakwa dan Angie sebagai tersangka berjalan secara adil dan objektif. "Jangan didorong oleh opini," ucapnya. (kus/jpnn/c10/ttg)

Lion Air Pecat Pilot Pemakai Sabu

3 hours 55 min ago
JAKARTA - Hanya berselang satu hari sejak ditangkapnya Sjaiful Salam oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Lion Air langsung memberhentikan pilot asal Tangerang, Banten itu. Selain tindakan Sjaiful menyalahi peraturan perusahaan, lebih gawat lagi perbuatan itu membahayakan penumpang. Sebab, dia harus menerbangkan pesawat ke Makassar.      Direktur Umum Lion Air Edward Sirait menegaskan jika manajemen sudah memecat pilot pecandu narkoba. Mekanisme tersebut, katanya, berlangsung secara otomatis sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan aturan perusahaan yang berlaku. "Sudah diberhentikan dan tidak akan pernah menjadi pilot di Lion Air lagi," ujarnya kepada Jawa Pos. Seperti yang diberitakan sebelumnya, pilot Sjaiful Salam ditangkap oleh BNN Jatim dan Ditnarkoba Polda Jatim tiga jam sebelum menerbangkan ratusan penumpang ke Makassar pukul 06.00. Saat ditangkap di kamar 2019 hotel berbintang Surabaya, dia sedang nyabu dan membawa 0,4 gram sabu. Tertangkapnya Sjaiful menjadi tamparan kedua bagi maskapai berlogo singa itu. Sebelumnya, salah satu pilotnya juga tertangkap sedang mengkonsumsi narkoba di sebuah hotel di Makassar. Beruntung, kedua pilot nakal itu bisa tertangkap sebelum sempat menerbangkan burung besi ke luar pulau. Lebih lanjut Edward menjelaskan, sikap tegas itu dilakukan karena Lion Air tidak memberikan toleransi untuk yang bermain-main dnegan keselamatan penumpang. Selama ini, sudah banyak contoh negatif yang terjadi karena penyelahgunaan narkoba termasuk pemecatan pegawai, entah kenapa masih saja ada yang bandel. "Dia jelas melanggar banyak aturan. Sanksinya bisa berlapis," imbuhnya. Dijelaskan, urusan narkotika selama ini sudah diatur dalam perundangan termasuk masalah kepemilikan, penggunaan hingga pengedaran. Nah, di pedoman awak pesawat dan kontrak kerja juga sudah ditegaskan untuk tidak menggunakan barang haram tersebut. Ke depan, dia memastikan bakal memperketat lagi pengawasan kepada para pilotnya. Meski diakui tidak bisa mengawasi para penerbang selama 24 jam, pihaknya akan melakukan yang terbaik. "Untuk menghindari kebohongan dalam tes, kami akan mencari metode baru dalam tes penerimaan," jelasnya. Kalaupun ada yang lolos, dia beralasan itu pintar-pintarnya pilot. Bisa jadi, sebelum tes kesehatan para pilot tidak menggunakan narkoba sehingga hasilnya negatif. Agar tidak terulang, dia memastikan kalau pihaknya bakal melakukan apa pun agar masalah narkoba bisa hilang dari maskapai itu. Beberapa wacana adalah melakukan pemeriksaan sampling urine secara berkala. Disamping itu, pengawasan ketat terhadap pilot di Jakarta dan daerah bakal ditingkatkan. Para keluarga juga dilibatkan supaya ikut mengawasi, dia yakin, pendekatan keluarga bisa sangat efektif. Diberitakan sebelumnya, Sjaiful Salam ditangkap petugas gabungan dari BNN dan Direktorat Narkoba Polda Jatim di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu (4/1) dinihari. Saiful ditangkap karena nyabu. Padahal, pukul 06.00 pilot senior di Lion Air itu dijadwalkan menerbangkan pesawat dari Surabaya ke Makasar-Balikpapan-Jakarta-Surabaya.(dim/dyn)

Pabrik Converter Kit Telan Rp 40 Miliar

4 hours 6 min ago
JAKARTA - Kementerian Perindustrian sudah menghitung nilai investasi yang diperlukan untuk memproduksi alat pengubah energi untuk bahan bakar gas di kendaraan atau converter kit. Diperkirakan, untuk membuat satu line produksi menelan biaya sekitar Rp 40 miliar.         Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan, modal yang disiapkan untuk perusahaan yang hanya melakukan perakitan (assembling) lebih sedikit. Sedangkan kalau memproduksi converter kit membutuhkan investasi hingga Rp 40 miliar. "Nilai investasi untuk satu line produksi sekitar Rp 40 miliar. Kalau membangun dua line, nilai investasi menjadi dua kali lipat. Memang, kalau hanya assembling investasinya jauh lebih murah," urainya pekan lalu. Jadi, nilai investasi yang dikeluarkan sesuai dengan ukuran (size) dan volume output hasil produksi. Dicontohkannya, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang mempunyai satu line produksi dengan kapasitas kurang lebih 300 unit per bulan. Sedangkan PT Wijaya Karya dan PT Pindad hingga saat ini, menurut Budi, masih dalam pembahasan internal masing-masing. "PT DI kan sudah produksi, kalau yang dua lagi (pembahasannya) berada di tingkat korporat," jelasnya. Dia mengatakan, tiap BUMN tersebut akan membahas mengenai desain untuk produksi, termasuk kapasitas produksinya. Serta, menentukan jenis komponen yang diproduksi mandiri maupun yang diperoleh melalui jalur impor. Selain itu, pembuatannya juga akan dilakukan secara bertahap. "Tahun pertama menentukan komponen apa saja yang akan diimpor. Tahun berikutnya, ada penurunan untuk komponen yang impor," kata Budi. Terkait impor perangkat converter kit, pemerintah berencana memberikan insentif berupa bea masuk sebesar nol persen. Akan tetapi, kalau perangkat tersebut nanti sudah diproduksi di dalam negeri, maka insentif tersebut akan ditinjau kembali. Keikutsertaan ketiga BUMN tersebut, lanjut Budi, melalui skema penunjukan langsung seperti dalam keputusan Presiden. Oleh karena penunjukan langsung, maka menggunakan dana milik pemerintah. "Berbeda kalau ada pihak swasta yang akan ikut, harus melalui tender," tandas dia. Dijelaskan, penunjukan langsung tersebut juga melihat kesiapan masing-masing perusahaan. Contohnya PT WIKA pernah ikut tender pangadaan tabung gas 3 kg. "Nanti apa mau pakai nama PT WIKA atau tidak, terserah mereka," ucapnya. (res/kim)

Bank Muamalat Incar Dana Murah

4 hours 36 min ago
SURABAYA  - PT Bank Muamalat Tbk makin agresif besarkan industri perbankan syariah di Indonesia. Selain ada rencana lakukan ekspansi 100 jaringan lagi di 2012, mereka juga terus genjot kenaikan dana murah melalui iming-iming program undian berhadiah. Mereka berharap langakh tersebut bisa membuat pertumbuhan bisnis mereka selaras dengan perkiraan pertumbuhan industri yang pada tahun ini diramal akan menyentuh level 40-45 persen dari sisi pertumbuhan aset. Direktur Ritel Bank Muamalat Adrian Gunadi memaparkan bahwa pada tahun ini pihaknya memacu pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) murah melalui program Muamalat Berbagi Rezeki. "Kami berharap dengan adanya program tersebut, akan ada kenaikan 40 persen dari sisi DPK ritel di 2012. Sementara pada 2011 tercatat kenaikan 31 persen karena adanya Muamalat Berbagi Rezeki," jelas dia pada Sabtu (4/2), di Surabaya Town Square pada acara penarikan undian Muamalat Berbagi Rezeki periode IV 2011.        Pada tahun lalu, perolehan DPK bank yang mengklaim sebagai bank syariah pertama di Indonesia itu mencapai Rp 26,05 triliun, dengan komposisi tabungan dan giro 40 persen sementara deposito 60 persen. Dari total DPK 2011, dana ritel menyumbang 69,10 persen atau setara dengan Rp 18 triliun. Tahun ini diharapkan bisa naik 40 persen  menjadi sekitar Rp 25,2 triliun. "Dengan makin banyaknya komposisi dana murah yang berhasil kami himpun, maka diharapkan kami bisa memberikan margin yang kompetitif bagi pembiayaan kami," tandas dia.        Bank Muamalat juga berencana untuk menambah 100 jaringan kantor baru di seluruh Indonesia pada tahun ini. Direktur Keuangan dan Operasional Bank Muamalat Hendiarto mengatakan anggaran penambahan jaringan kantor investasi per kantor sekitar Rp 1 miliar. Sehingga diperkirakan totalnya mencapai Rp 100 miliar. "Penambahan jaringan kantor ini kami lakukan untuk memacu perolehan DPK maupun penyaluran pembiayaan untuk ritel." Rencaanya, penambahan jaringan kantor baru itu akan difokuskan di daerah Jabodetabek dan luar pulau Jawa. Bank Muamalat saat ini memiliki sekitar 400 kantor layanan di Indonesia dan Malaysia. Terkait dengan pembiayaan, pada 2011 perseroan menyalurkan Rp 22,4 triliun. Sekitar 58 persen diantaranya dialokasikan untuk pembiyaan ritel dengan penyaluran pinjaman maksimal Rp 10 miliar. Atau setara dengan Rp 13 triliun. "Kami juga memperkenalkan iMuamalat, fitur internet bankning yang akan mendukung pertumbuhan bisnis kami," kata Adrian. (aan)

Menkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi Tetap Tinggi

4 hours 56 min ago
JAKARTA - Menkeu Agus Martowardojo optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini masih dijaga sesuai proyeksi, meskipun akan terjadi pemangkasan anggaran akibat lonjakan harga minyak dunia. Menkeu mengatakan sektor riil akan tetap menjadi perhatian pemerintah untuk menopang perekonomian. Pemangkasan anggaran akan dilakukan dalam APBN Perubahan yang pengajuannya akan dipercepat dari jadwal normal yang biasanya pada Juli. Pemotongan ini untuk merespons perubahan sejumlah asumsi makro, serta mengantisipasi tak terlaksananya kebijakan harga energi seperti kenaikan tarif tenaga listrik. "Kalau kita melakukan APBNP, kita akan selalu menjaga kesehatan fiskal dan moneter kita. Kita akan menjaga sektor riil kita supaya bergerak terus supaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang 6,7 persen," kata Menkeu di kantornya akhir pekan lalu. Dia menambahkan program jaring pengaman sosial juga bakal terus dijalankan. Sejumlah lembaga keuangan internasional telah merevisi target pertumbuhan ekonomi, termasuk untuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tidak akan beranjak dari kisaran 6,3-6,5 persen. Pertumbuhan ini terutama dipengaruhi perlambatan pertumbuhan ekspor yang mulai terlihat di pengujung tahun lalu. Kepala Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, risiko resesi di Eropa patut diwaspadai. Ini karena akan berpengaruh signifikan terhadap ekspor Amerika dan Tiongkok. Namun, perlambatan ekspor tak akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dia menunjuk data rasio ekspor Indonesia terhadap total output ekonomi atau Produk Domestik Bruto hanya 24,6 persen. Angka itu lebih rendah dibandingkan negara lain. "Dampak negatif perlambatan ekonomi global terhadap perekonomian nasional akan lebih kecil dibanding negara lain," kata Purbaya. Menurut Purbaya, nilai impor juga akan terus meningkat. Ini menandakan peningkatan aktivitas aktivitas ekonomi domestik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor sepanjang 2011 telah menembus USD 203,62 miliar atau tumbuh 29,05 persen. Namun dari bulan ke bulan, pertumbuhannya terus melambat. Nilai Ekspor Desember 2011 mencapai USD 17,20 miliar atau turun 0,22 persen dibanding November. Dibandingkan Desember tahun lalu, nilai ekspor Desember hanya tumbuh 2,19 persen. Pertumbuhan ekspor memang terus melambat. Pada September, ekspor masih tumbuh 46,28 persen, lalu melambat pada Oktober menjadi 16,70 persen. Pada November 2011 nilai ekspor hanya tumbuh 8,25 persen. (sof)

Mantan DPRD Batam Ketakutan Disidik Kejaksaan

5 hours 27 min ago
BATAM - Penyidikan kasus pengembalian dana tunjangan komunikasi intensif (TKI) DPRD oleh Kejati Kepri membuat mantan anggota DPRD Batam periode 2004-2009 ketakutan. Banyak di antara mereka yang mulai menyicil bahkan ada yang langsung melunasi tunggakan. Sekretaris DPRD Batam Nurman mengatakan, mantan Ketua DPRD Batam yang saat ini menjadi Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo telah melunasi tunggakan dana TKI beberapa waktu lalu. Selain itu, Asmin Patros yang saat ini masih duduk di kursi DPRD Batam juga melunasi utangnya, akhir 2011 lalu. "Para mantan anggota DPRD Batam Periode 2004-2009 lainnya juga mulai menyicil," kata Nurman. Bahkan, sebut Nurman, dalam pekan ini ada beberapa mantan anggota DPRD Batam periode tersebut yang berjanji akan melunasi pengembalian dana TKI. Sayangnya Nurman mengaku tidak hafal nama-nama anggota DPRD yang mulai menyicil dalam beberapa pekan terakhir ini. "Datanya ada di kantor, saya tidak ingat persis," katanya. Nurman mengatakan, momen penyidikan kasus ini oleh Kejati Kepri menjadi saat yang tepat bagi dirinya untuk terus mendesak para mantan anggota DPRD Batam Periode 2004-2009 supaya segera melunasi tagihan dana TKI. Sekretariat DPRD Batam juga terus berupaya untuk membujuk para mantan anggota DPRD Batam segera melunasi pengembalian dana TKI. Baik melalui komunikasi via telepon maupun surat resmi. "Kalau sampai dipanggil dan diperiksa Kejaksaan Tinggi, kan malu," katanya. Sementara Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Batam Abdul Farid mengaku belum ada upaya penyidikan kasus ini dari instansinya. Kata dia, kasus tunggakan dana TKI mantan anggota DPRD Batam Periode 2004-2009 juga ditangani Kejati Kepri. "Dana tersebut wajib dikembalikan. Jika tidak, berarti melawan hukum," kata Farid, beberapa waktu lalu. Namun mantan anggota DPRD Batam periode 2004-2009 yang kini kembali duduk di kursi DPRD Batam periode 2009-2014, Yudi Kurnain, tetap enggan mengambalikan dana TKI. Kata dia, dana TKI diberikan kepada anggota dewan berdasarkan peraturan pemerintah yang sah. Sehingga tidak seharusnya dana tersebut diminta kembali. "Saya pilih dipenjara daripada disuruh  mengembalikan dana TKI," kata Yudi. Selain Yudi, ada tujuh mantan anggota DPRD Batam yang sama sekali belum menyicil dana TKI. Antara lain Suhaeni, Edward Brando, Tharmani, Husbandri, Abdul Karim, Christianto H Rikumahu, dan Supandi Arim. Seperti diketahui, pemberian dana TKI bagi anggota DPRD diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2006. Untuk DPRD Batam, unsur pimpinan mendapat dana TKI sekitar Rp140 juta per orang. Sedangkan untuk kalangan anggota mendapat jatah Rp64 juta per orang. Setahun kemudian keluar PP Nomor 21 Tahun 2007 yang  mengatur pengembalian dana TKI. Seluruh anggota DPRD yang telah menerima dana TKI  wajib mengembalikannya. Jika tidak, anggota Dewan yang bersangkutan dianggap korupsi. (par/jpnn)

Fajar Lazuardi di Bahtsul Masail Gula Legi

5 hours 57 min ago
HAMPIR seribu orang berkumpul di gedung Empire Palace, Surabaya, Minggu pagi kemarin. Semua berkaus sama: kaus putih bergambar tebu, sepeda, dan sedikit hantu. Tidak peduli karyawan biasa, kepala bagian, kepala pabrik, maupun direksinya. Saya pun diminta mengenakan kaus yang sama, entah apa maksud gambar hantu di situ. Tujuan pertemuan itu memang hanya satu: memajukan pabrik-pabrik gula milik BUMN. Di antara 179 pabrik gula milik negara yang pernah ada, kini tinggal 51 yang masih tersisa. Itu pun separonya dalam keadaan sulit dan sangat sulit. Zaman memang sudah berubah. Kejayaan industri gula sudah lama berlalu. Kalau dulu harga gula 2,5 kali harga beras, kini harga dua komoditas itu sudah praktis sama. Maka, minat menanam tebu pun tentu tidak sebesar dulu lagi. Kini begitu banyak tanaman lain yang lebih menjanjikan. Apalagi, untuk menanam tebu, diperlukan waktu tiga kali lipat lebih lama daripada tanaman padi.     Saat produksi gula mengalami kesulitan seperti itu, orang masih terus membeli gula. Kian tahun, konsumsi gula kian tinggi ?termasuk oleh mereka yang terkena sakit gula sekali pun. Akibatnya, impor gula harus digalakkan. Pabrik gula dalam negeri kian bertambah-tambah sulitnya.     Tapi, benarkah pabrik gula harus sulit? Mengapa masih ada pabrik gula yang baik? Mengapa masih ada pabrik gula yang maju? Mengapa minat swasta membangun pabrik gula tetap tinggi? Mengapa di beberapa negara, produksi gulanya terus meningkat, bahkan mampu ekspor?     Dalam forum seribu orang itu, semua pertanyaan harus terjawab. Agar pertemuan tidak seperti sekadar seminar atau rapat kerja, semua pembicara harus ngomong to the point, tidak ada basa-basi, tidak boleh bicara lebih dua menit, dan harus fokus per topik. Tidak ada upacara pembukaan atau penutupan. Juga tidak ada pemimpin rapat. Yang ada hanya moderator yang diserahkan kepada saya. Yang hadir pun sangat bervariasi sehingga tidak mungkin ada persoalan yang tidak tahu jawabnya. Di samping direksi, hadir di forum itu semua kepala pabrik, semua kepala bagian, dan peserta khusus. Peserta khusus adalah generasi muda berprestasi di sebuah pabrik gula tanpa memandang sudah punya jabatan atau belum. Tiap-tiap pabrik gula mengirimkan sepuluh orang generasi muda berprestasi. Saya jadi teringat pidato Bung Karno: Berikan kepada saya sepuluh orang pemuda, akan saya ubah dunia! Saya berharap sepuluh generasi muda di situ pun bisa menjadi champions untuk perubahan di pabrik gula masing-masing. Tempat duduk di forum yang secara informal dinamakan "bahtsul masail kubro" itu juga diatur secara khusus. Peserta dari pabrik-pabrik yang sudah maju disandingkan dengan peserta dari pabrik-pabrik yang lagi sulit. Peserta dari pabrik-pabrik yang maju sering diminta tampil untuk menceritakan kiat-kiat mereka di topik-topik tertentu.     Maka, 17 topik yang selama ini menjadi penyebab sulitnya pabrik gula itu bisa dibicarakan secara tuntas. Topik-topik tersebut, misalnya, mengapa petani tidak berminat menanam tebu di suatu wilayah pabrik, mengapa ada pabrik yang lebih dekat tetapi petani mengirim tebunya ke pabrik yang lebih jauh, mengapa ketidakefisienan pabrik ikut dibebankan kepada petani, mengapa tebu dari jauh diberi insentif ongkos angkut sementara tidak ada insentif kepada petani yang dekat dengan pabrik, apa yang harus dilakukan untuk merebut kepercayaan petani kepada pabrik gula setempat, seberapa besar pengaruh kekompakan para kepala bagian di dalam suatu pabrik terhadap keberhasilan pabrik gula, bagaimana agar pembakaran ketel tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak, mungkinkah dilakukan sistem beli putus -petani kirim tebu dan langsung dibayar saat itu-, bagaimana mengatasi semakin sulitnya mencari tenaga untuk menebang tebu, dan seterusnya.     Topik yang paling panjang tentu yang satu ini: Bagaimana merebut kepercayaan petani. Agar mereka mau menanam tebu. Agar mereka mengirim tebu ke pabrik terdekat. Agar pabrik tidak kekurangan tebu. Agar petani merasakan keadilan dan kesejahteraan. Mencari jawabnya tidak sulit. Sudah ada contoh yang sangat berhasil. Pabrik gula Pesantren Baru di Kediri atau pabrik gula Ngadirejo di Malang sudah menerapkannya dengan sukses. Demikian juga delapan pabrik gula lain, termasuk yang berada di Lampung dan Palembang. Sejak empat tahun lalu, kelompok 10 itu tidak pernah lagi mengalami kesulitan bahan baku. Bahkan, sampai berlebihan. Kuncinya satu: keterbukaan manajemen kepada petani tebu.     Di pabrik-pabrik tersebut tiap hari (di masa giling) diumumkan pada papan pengumuman petani siapa memperoleh rendemen (kandungan gula) berapa persen. Mereka yang setor tebu ke pabrik biasanya mampir ke papan pengumuman itu. Sejak sistem tersebut diterapkan, tidak ada lagi kecurigaan dari petani. Padahal, dulu pabrik selalu dicurigai mempermainkan rendemen petani. Sampai-sampai petani meminta dibentuk tim independen untuk mengikuti keterbukaan model Pesantren Baru atau Ngadirejo. Tim seperti itu tidak diperlukan lagi. Yang juga mendapat banyak tepuk tangan adalah ketika sepasang kepala bagian diminta naik ke panggung. Dia adalah Surya Wirawan, kepala bagian teknik, dan Fajar Lazuardi, kepala bagian pengolahan. Keduanya dijadikan contoh betapa bila dua orang kepala bagian di suatu pabrik kompak, hasilnya luar biasa. Ketika keduanya bekerja di posisi tersebut, pabrik gula Prajekan, Situbondo, mengalami kemajuan 100 persen dalam produksinya. Oleh direksi PTPN XI, keduanya kini diminta tetap berpasangan untuk membenahi pabrik gula Semboro di Jember. Mereka pun optimistis bisa kembali menghidupkan pabrik gula Semboro yang semula sulit itu. "Kami ini bukan lagi seperti rekan sejawat, tapi sudah seperti bersaudara," ujar Surya Wirawan yang jadi kepala bagian teknik. "Saya selalu panggil dia kid dan dia panggil saya sam," tambah dia. Bagi orang Malang, tidak ada panggilan yang bisa menunjukkan kekentalan persahabatan melebihi panggilan kid dan sam itu. Orang Ngalam, eh orang Malang, memang biasa mengucapkan suatu kata dari huruf paling belakang. Biaya memproduksi uap memang sangat besar di suatu pabrik gula. Bagian teknik yang memproduksi uap melalui ketelnya (boiler) harus erat berhubungan dengan bagian pengolahan yang menggunakan uap tersebut. Kalau produksi uap kurang cukup, sudah seharusnya bagian pengolahan menjerit. Sebaliknya, kalau bagian pengolahan terlalu boros menggunakan uap dalam pembuatan gulanya, sudah sewajarnya bagian teknik menjerit. Dalam hal tim yang tidak kompak, bisa saja terlalu banyak bahan bakar yang terbuang karena penggunaan uap yang berlebihan. Sebaliknya, kalau produksi uap tidak lancar, bisa jadi banyak gula yang kualitasnya jelek.     Dengan berbagai langkah yang sudah dilakukan para pengelola pabrik gula selama tahun-tahun terakhir, setidaknya sudah banyak best practice yang terjadi. Banyak sekali cerita keberhasilan dan kiat kesuksesan yang bisa diceritakan di forum kemarin. Kini tinggal bagaimana manajemen bisa menularkan semua itu kepada pabrik yang masih sulit. Di akhir pertemuan, 22 pimpinan pabrik gula yang masih sulit dan sangat sulit naik ke panggung. Urutan jejernya pun sudah seperti otomatis: yang paling sulit di ujung kanan dan kian ke kiri kian kurang sulitnya. Mereka sudah mendengar sendiri kiat-kiat sukses pabrik lain. Di antara 22 pabrik yang sulit dan amat sulit itu, ternyata masih memberikan hope yang besar: 12 pabrik di antaranya siap keluar dari "neraka" akhir tahun ini.?     Banyak sekali rencana yang akan mereka lakukan setelah pertemuan itu. Bahkan, di antara mereka ada yang sangat detail. Misalnya, ada yang akan menjaga agar mesin pengolahannya selalu dibersihkan dengan sangat-sangat bersih. Itu tidak hanya dilakukan demi kerapian atau kesehatan, ternyata juga sangat erat dengan peningkatan produksi. Dia menceritakan secara detail reaksi-reaksi kimiawi dari semua instalasi pengolahan yang kurang dibersihkan secara benar-benar bersih dengan produktivitas gula.     Dengan sangat menyindir, dia berucap, "Kalau Bapak mengatakan ruang tunggu bandara harus lebih nyaman daripada ruang kerja direksi bandara, saya akan bikin doktrin instalasi pengolahan di pabrik gula saya harus dibersihkan lebih bersih daripada piring yang saya pakai makan!"     Alhamdulillah. Dengan demikian, bila Tuhan mengizinkan, akhir tahun ini tinggal sepuluh lagi pabrik gula yang masih sulit. Berarti, masih 20 persen lagi. Tentu tidak mudah memecahkannya. Meski tinggal sepuluh pabrik gula, tapi pastilah itu yang paling sulit di antara yang tersulit-sulit.     Untuk membaca seberapa sulitkah kesulitan yang sulit itu, pimpinan sepuluh pabrik gula tersebut diminta menyebutkan tiga penyebab utama kesulitan itu. Yang satu, yang di Klaten itu, menyebutkan bahwa kesulitan utamanya hanya satu: Pabrik tersebut menggunakan banyak sekali boiler yang semuanya berukuran kecil-kecil. Kalau apa yang dia kemukakan itu benar, tentu tidak sulit memecahkannya: ganti boiler. Satu saja, tapi yang besar. Satu saja, tapi bahan bakarnya jangan minyak. Satu saja, tapi bayarnya nyicil.     Satu pabrik lagi di Probolinggo beralasan bahwa pabriknya sudah terlalu tua. Sudah 166 tahun. Kalau itu benar, masih tetap bisa diatasi. Sebab, pabrik gula pada prinsipnya adalah mekanik. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan mudah untuk peralatan yang sifatnya mekanik. Satu pabrik lagi di Jateng, penyebabnya agak unik: kalah bersaing dengan pabrik gula Jawa yang jumlahnya sampai 300 buah di sekitar pabriknya. Tidak ada petani yang mengirim tebu ke pabrik karena tebu diolah sendiri-sendiri. Tentu alasan seperti itu terlalu klasik untuk sebuah bisnis. Bukan alasan yang kuat. Karena itu, sampai ada peserta yang memberikan jalan keluar secara bergurau: Bagaimana kalau pabrik gu ...

NU Anggap Ajaran Wahabi Tidak Cocok di Indonesia

6 hours 28 min ago
BATAM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj menyatakan bahwa ajaran Salafi Wahabi tidak cocok dengan tradisi dan budaya Islam di Indonesia. Sebab aliran ini mengajarkan kekerasan dan intoleransi. Hal ini disampaikan Said AqAqilil dalam acara bedah buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi: Mereka Membunuh Semuanya, Termasuk Para Ulama yang digelar GP Ansor di Kampus Politeknik Batam, Minggu (5/2). "Wahabi mengajarkan ektrimisme dan kekerasan. Ajaran ini selangkah menuju terorisme," kata Aqil. Menurutnya, Islam merupakan agama yang terintegrasi dengan tradisi dan budaya santun dan cinta damai. Sehingga Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan, apalagi mengajarkan jalan jihad melalui aksi terorisme. Dia mengisahkan, dalam sejarah Nabi Muhammad SAW tidak pernah ada perintah menghancurkan berhala. Bahkan Nabi sering sedih ketika mendengar kabar kaum agama lain mengalami kekalahan dalam perang. Atau ketika umat Yahudi mengatakan Yesus merupakan anak haram. "Sehingga kalau saat ini ada kelompok-kelompok yang menggunakan cara-cara kekerasan berarti mereka tidak sedang menjalankan ajaran Islam," katanya. Aqil memang tidak mengatakan aliran Wahabi sesat. Namun dia mengecam sikap aliran Wahabi yang mengharamkan tahlilan dan amalan-amalan dengan bertawasul kepada Nabi Muhammad. "Silahkan berwahabi, silahkan melarang tahlilan. Tapi jangan di Batam atau di Indonesia. Silahkan pergi ke Afganistan, Pakistan dan negara lainnya," kata Aqil. Meski begitu Aqil menilai aliran Wahabi cukup berbahaya dan mengancam kelangsungan hidup Islam. Sebab aliran ini banyak menjalakan amalan-amalan yang justru tidak sejalan dengan ajaran Islam. "Kalau Islam tetap toleran, maka Islam akan hidup selamanya. Tapi kalau mengedepankan ajaran-ajaran yang ekstrim dan kekerasan, sebentar lagi Islam bisa bubar," katanya. Sebelumnya, buku "Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi: Mereka Membunuh Semuanya" mendapat kritik dari berbagai kalangan. Buku karangan Syaikh Idahram ini dituding membela Syi"ah yang dianggap sesat. Selain itu buku ini juga dinilai mengajarkan rasisme dan menebar provokasi kebencian dan permusuhan sesama Muslim. (par/jpnn)

Ditilang Melawan, Ditahan Semalam

6 hours 49 min ago
BATAM - Kepolisian Sektor (Polsek) Batuampar, Batam menggelar razia terhadap sejumlah kendaraan yang tak dilengkapi surat kendaraan maupun sejumlah aksesoris seperti spion, lampu yang mati Sabtu (4/2) pukul 23.30 WIB. Razia dilakukan di tikungan depan Polsek maupu. Dalam razia itu, anggota Polsek Batuampar menjaring 33 pengendara. Dari 33 kendaraan tersebut, didominasi ABG yang motornya tak dilengkapi surat seperti STNK dan tak memiliki SIM. Ada juga yang motornya tak dilengkapi surat sama sekali dan semua lampunya mati. Mereka yang terjaring razia langsung digiring ke Mapolsek Batuampar beserta kendaraannya. Selanjutnya, mereka diberikan arahan dan peringatan agar melengkapi dan mengurus surat berkendara. Namun dalam razia itu ada tiga pengendara yang saat dirazia sengaja melawan petugas. Akhirnya mereka sempat ditahan semalam di sel Mapolsek Batuampar. Paginya, ketiga pengendara yang ditahan itu nampak dikembalikan dan dibebaskan. Sebelum dibebaskan, ketiganya disuruh menandatangani kesepakatan tak mengulangi perbuatannya lagi. "Razia yang kita gelar ini untuk meminimalisir adanya kasus curanmor terutama di wilayah kerja kita di Batuampar. Selain itu, juga meminimalisir kejahatan yang marak dimasyarakat terutama kasus jambret yang pelakunya biasanya pengendara motor," ujar Kapolsek Batuampar, Kompol Irawan Banuaji. (gas/jpnn)

Say No to Drugs, Alcohol OK

7 hours 13 min ago
ARTIS seksi Jenny Cortez mengaku kerap menghabiskan waktu di night club. Apalagi sejak dirinya nyambi jadi DJ (Disc Jockey). Kini ia harus berakrab-ria dengan party dan minuman beralkohol.       "Baru beberapa bulan nge-DJ. Tapi kayak terpaksa harus bergaul dengan hal-hal seperti itu," kata Jenny.   Diakuinya, gaya hidup malam memang rawan menggerogoti badan. Untuk mengurangi dampak buruk, Jenny berusaha jaga pola makan dan teratur olah raga. "Pilih pola hidup sehat. Apalagi aku nge-DJ. Jadi aku usahain pagi makan roti susu. Siang, nasi merah. Jangan lupa susu tiap hari. Kadang ditambah vitamin."   "Olah raga nge-gym atau boxing. Jangan sampai seminggu itu kosong nggak olah raga," imbuh bintang film Air Terjun Pengantin ini.       Namun Jenny tak setuju anggapan artis paling rawan terkena penyakit jantung atau stroke. "Orang kantoran juga lebih banyak. Cuma karena disorot aja jadi artis kelihatan lebih rentan," ucapnya.       Kalaupun terkena stroke, itu lebih karena artis banyak konsumsi makanan dan minuman yang tak higienis. "Makan sembarangan, jarang olah raga. Udah pasti lah mudah terserang,"ucapnya.       Jenny mengaku mengkonsumsi minuman beralkohol, tapi masih dalam batas kewajaran. Itu diklaim tak terlalu berpengaruh pada kesehatannya. Yang penting, kata dia, jangan sekali-kali mencoba narkoba.     "Minuman wajar-wajar aja. Kalau di club, buat ngangetin badan. Tapi kalau narkoba itu aku nggak deh. Kalau narkoba pilihannya cuma dua, mati atau polisi," tandasnya. (BCG/jpnn)

Hindari Oligarki, Jaring Capres Melalui Konvensi

7 hours 33 min ago
JAKARTA - Sistem penjaringan calon presiden (capres) melalui konvensi sebagaimana dilakukan Partai Golkar pada 2004, dianggap perlu diterapkan lagi untuk Pilpres 2014.  Sebab dengan konvensi, demokrasi di internal partai politik bisa berjalan baik. Bahkan visi dan misi capres pun bisa diketahui publik sedari awal. Penilaian itu disampaikan staf pengajar FISIP Universitas Indonesia (UI), Mulyana W Kusumah saat dihubungi, Minggu (5/2). "Dengan beragam modelnya yang diterapkan di beberapa negara, sistem konvensi itu lebih menjamin demokrasi dan transparansi. Amerika Serikat pun sekarang sedang menggelar konvensi. Dan sistem konvensi di Amerika itu sudah lama diterapkan," kata Mulyana. Lebih lanjut mantan anggota KPU yang kini memimpin lembaga kajian Seven Strategic Studies itu menambahkan, konvensi tak hanya meminimalkan praktik oligarki oleh elit parpol. Sebab, konvensi juga membuka peluang kader partai di daerah ataupun tokoh independen untuk bersaing memperebutkan tiket capres dari parpol. Mulyana juga menyebut alasan lain sehingga konvensi masih menjadi metode yang layak diterapkan. "Melalui konvensi itu penjaringan capres bisa dilakukan secara terbuka dari tingkat paling bawah. Visi dan misi tokoh yang bersaing di konvensi juga diketahui," sebutnya. Diakuinya, tak terutup kemungkinan adanya metode lain yang lebih baik ketimbang konvensi. Namun sejauh ini Mulyana meyakini konvensi masih tetap menjadi   metode terbaik dibanding lainnya, termasuk survei sekalipun. "Saya kira yang dilakukan Golkar pada 2004 itu perlu didorong lagi, termasuk untuk diterapkan partai lain," cetusnya. Untuk itu Mulyana juga menyebut perlunya dibuat ketentuan dalam UU Pilpres untuk mendorong parpol menjaring capresnya melalui mekanisme internal yang demokratis. "Perlu ada affirmative action untuk itu," pungkasnya.(ara/jpnn)

Terbang 28 Menit, Batavia Balik ke Hang Nadim

7 hours 53 min ago
BATAM - Pesawat Batavia Air yang mengangkut 148 penumpang dari Batam tujuan Medan, terpaksa kembali ke landasan Bandara Hang Nadim setelah sempat terbang selama kurang lebih 28 menit, petang ini. Kepala Kelompok Keselamatan Penerbangan Bandara Hang Nadim, Indah Irwasyah mengatakan, pesawat Airbus 302 itu kembali ke landasan atau return to base karena mengalami kerusakan. “Terjadi pressure rise (peningkatan tekanan) pada pesawat sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke landasan,” ungkapnya melalui sambungan telepon kepada Batam Pos, Minggu (5/1) malam. Batavia Air dengan nomor penerbangan 567 tersebut terbang mulai pukul 18.45 WIB dan kembali ke Hang Nadim 28 menit kemudian. Menurut Indah Irwansyah, pesawat sempat delay delapan jam sebelum akhirnya bisa terbang. “Harusnya berangkat jam 10.45. Tapi karena ada penundaan, pesawat baru bisa tinggal landas jam 18.45,” katanya. Hingga pukul 19.50 tadi, 148 penumpang tujuan Medan itu masih berada di Hang Nadim, menunggu kepastian jadi tidaknya penerbangan tersebut. (spt/jpnn)

Panen Sawit Sendiri, Dituduh Mencuri

Sun, 02/05/2012 - 22:14
KISARAN-Memanen kelapa sawit di ladang sendiri, Hermanto (23) warga Dusun V Desa Sei Alim Ulu Kecamatan Air Batu Asahan, dituduh mencuri. Ia pun mendekam di sel Lapas Pulau Simardan. Hal itu terungkap ketika keluarga Hermanto mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Publiek Asahan-Tanjung Balai, Jalan Diponegoro Kisaran, seperti diberitakan Metro Asahan (Grup JPNN). Koordinator LBH Publiek Asahan-Tanjung Balai Zasnis Sulung menerangkan, Hermanto ditangkap petugas Polsek Bandar Pulau beberapa waktu lalu. Saat itu, ia memanen sawit di ladangnya sendiri. Ketika proses pemeriksaan, Hermanto menunjukkan surat kepemilikan tanahnya, berupa Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diterbitkan camat. Namun, petugas malah menyebutkan lahan yang dipanen Hermanto merupakan milik pengusaha asal Deliserdang, Efendi Taswid. Selanjutnya, Hermanto dinyatakan sebagai tersangka dan berkasnya dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai. Rabu (1/2), Hermanto yang sudah menjadi tersangka, beserta berkas yang sudah dinyatakan P-21 (lengkap) diserahkan ke Kejari Tanjungbalai. Bersamaan itu pula, Hermanto ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pulau Simardan untuk proses lanjutan. Diterangkan Zasnis, kliennya Hermanto sama sekali tidak ada mencuri, seperti yang dituduhkan polisi. Karena buah kelapa sawit yang dipetik atau diambilnya dari kebun kelapa sawitnya sendiri, dan hasil tanaman orangtuanya, Kasiono yang telah meninggal dunia tahun 2010 lalu. “Masak orang yang mengambil buah kelapa sawitnya sendiri dituduh mencuri. Ini kan membalikkan fakta hukum dan sangat menyesatkan serta pelanggaran hak asasi manusia,” tegasnya. Disebutkannya, fakta-fakta yang diperoleh, tanah kebun sawit telah digarap Kasiono (ayah Hermanto) seluas 2,5 hektare sejak tahun 1986. Lahan tersebut telah ditanami kelapa sawit sejak tahun 1989, di Dusun IV Sabungan Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan. Sebelumnya, tanah ini merupakan kawasan hutan berstatus hutan produksi terbatas yang diusahai pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) PT Mujur Timber, yang izin persilnya berakhir tahun 2000. “Kepemilikan tanah kebun kelapa sawit Kasiono itu dibuktikan dengan adanya SKT yang diterbitkan Kepala Desa Tangga Rudin Panjaitan dan diketahui Camat Bandar Pulau Drs Umar Panjaitan dengan register No.593.83/03/02 tertanggal 19 April 2002. Eksistensi tanah Kasiono dibenarkan sekitar 50 orang penggarap lain, yang tergabung dalam Kelompok Tani Maju Jaya, di antaranya dua saksi batas bernama Jaka Syahputera (42) dan Antonius Manurung (48),” ujar Zasnis. Zasnin menambahkan, pihaknya akan terus melakukan gugatan dan juga tetap meminta pertanggungjawaban Polsek Bandar Pula dan Kejari Tanjungbalai karena dinilai sudah melanggar HAM karena memenjarakan Hermanto. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungbalai Edi Winarto ketika dikonfirmasi terkait hal itu tidak berhasil. Telepon genggammnya tidak aktif. Sementara Kabag Humas Polres Asahan AKP R Berutu mengaku akan mengecek kebenaran permasalahan itu. (van)

Dibantarkan, Tensi Eks Bupati Naik

Sun, 02/05/2012 - 21:55
SIANTAR-Mantan Bupati Simalungun Zulkarnain Damanik yang dibantarkan di RS Horas Insani belum diizinkan Kapolres Simalungun AKBP M AgusFajar berobat ke Penang. Hari kesembilan dibantarkan, tekanan darah Zulkarnain kembali naik. Kapolres Simalungun sudah menyebutkan, hingga saat ini permohonan penasehat hukum Zulkarnain terhadap kliennya untuk berobat ke Penang dan permohonan penangguhan penahanan, belum dikabulkan. “Belum kita izinkan (untuk ke Penang). Termasuk belum kita ACC untuk penangguhan penahanan,” ungkap Kapolres seperti diberitakan Metro Siantar (Grup JPNN). Dikatakannya, setiap hari pihaknya menerima laporan perkembangan kesehatan Zulkarnain dari RS Horas Insani. Hingga akhir pekan lalu, kondisi Zulkarnain belum stabil, terkadang bagus dan terkadang drop lagi. Terkait  info yang menyebutkan Zulkarnain akan dibawa hari ini dari RS Horas Insani dan ditahan kembali di Polres Simalungun, Kapolres mengaku belum ada menerima informasi itu dari pihak RS Horas Insani sendiri. “Belum ada informasi ke kita dari pihak rumah sakit,” jelasnya. Saat Metro Siantar berada di RS Horas Insani sekira pukul 17.30 WIB kemarin, salah seorang perawat yang menangani Zulkarnain menyebutkan, kondisi tekanan darah Zulkarnain kembali tidak stabil atau naik. “Tekanan darahnya kembali naik, kesehatannya belum stabil. Tadi ada keluarganya yang menjenguk, tidak dizinkan. Besok (hari ini) katanya mau dibawa pulang dari sini,” katanya. Sementara Direktur RS Horas Insani Dr Petrus Yusuf enggan memberikan keterangan terkait rencana akan dibawanya hari ini mantan orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini. Kuasa hukum Zulkarnain, Sarles Gultom ditemui di RS Horas Insani menyebutkan, kesehatan kliennya hingga saat ini belum stabil. Dia bersama Sarbudin Panjaitan akan terus berusaha membawa Zulkarnain berobat ke Penang, Medan, atau Jakarta. “Kita tetap berusaha, kalau orang yang sakit kan harus disembuhkan. Kita juga akan tetap mengusahakan penangguhan penahanan Zulkarnain,” ungkap Sarles. Hari kesembilan Zulkarnain dibantarkan, dari daftar buku tamu yang dicatat personel polisi yang bertugas, Zulkarnain dikunjungi tiga orang saja. Ketiga orang ini merupakan warga biasa. Anak semata wayang Zulkarnain, Evra Sassky Damanik terlihat menjaga ayahnya. (ral)

Donna Agnesia Tak Mau Ngotot Kumpulkan Harta

Sun, 02/05/2012 - 21:12
MENJAGA kesehatan itu tugas semua orang. Tak terkecuali untuk kalangan artis yang kerja nonstop. Apalagi bila si artis sudah berumah tangga seperti yang dialami Donna Agnesia. "Aku sudah beranak tiga lho. Tapi lumayan sanggup jaga performance. Menjaga kesehatan sih simple, sama kayak yang lain. Makan dijaga, istirahat cukup, dan hidup jangan diforsir," katanya panjang lebar.       Presenter olah raga ini yakin segala sesuatu ada sebab-akibatnya. Misalnya kasus Ade Namnung, harus jadi pelajaran semua orang untuk mengimbangi kesibukan dengan hal positif yang menyehatkan. "Apa yang menimpa beliau (Ade) itu karena tuntutan kesibukan. Akhirnya kerjanya over, mungkin kejar target atau apa. Intinya dia korbankan tubuhnya buat bertahan hidup," ujar Donna. "Aku berusaha jalani semuanya santai. Badan kita punya sign. Kalau mulai nggak enak, jangan dipaksain akhirnya capek sendiri," imbuhnya.   Tak lupa, istri Darius Sinathrya ini mengingatkan kalau rezeki itu nggak kemana. Apapun pekerjaannya, orang harus sadar diri punya keterbatasan. "Buat apa kerja sampai capek, sampai akhirnya masuk rumah sakit, keluarin biaya besar. Namanya hidup, maut, takdir, kita nggak bisa nentuin. Itu sudah ketentuanNya. Kita tinggal jalani dan mawas diri," tuturnya.       Donna menyadari jam kerja artis di Indonesia memang nggak jelas. Kapan dia kerja, kapan juga istirahatnya. "Kalau syuting bisa dari pagi sampai besok pagi. Bikin videoklip juga begitu, seharian penuh, belum promonya. Itu bikin badan kita kelelahan, klimaksnya ya meninggal." Karena itu, Donna kasi tips untuk rekan artis. "Usahakan tidur sebelum syuting. Ya bisa di mobil, atau tempat lain. Yang penting kualitas tidur terjaga," pungkasnya.(INS/jpnn)

Sanggup Hidup Tanpa Detak Jantung

Sun, 02/05/2012 - 20:34
HOUSTON - Perjalanan dan kisah hidup Craig Lewis, 55, menarik untuk disimak. Surat kabar Inggris Daily Mail kemarin (4/2) mengangkat kisah warga Houston, Negara Bagian Texas, AS, tersebut sebagai pria pertama di dunia yang hidup "tanpa jantung". Lewis pun bertahan hidup meski tak ada detak jantung di dadanya. Semuanya berawal pada Maret tahun lalu ketika Lewis di ambang sakratul maut akibat gangguan jantung yang dialaminya. Gangguan tersebut mengakibatkan produksi protein di dalam tubuhnya tidak normal atau tak terkontrol. Tidak ada peralatan pacu jantung yang bisa menyelamatkan hidupnya saat itu.   Namun, dua dokter dari Insitute Jantung Texas (Texas Heart Institute) menawarkan solusi yang revolusioner untuk menyelamatkan nyawa Lewis. Yakni, memasang peralatan yang mampu terus mengalirkan darah dalam tubuh tanpa ada detak. Dr Billy Cohn dan Dr Bud Frazier memasang alat itu setelah mengambil jantung Lewis. Dalam sehari setelah operasi, kondisi Lewis sudah membaik dan mampu berbicara dengan tim dokter.   Sebelumnya, dua dokter tersebut telah mengembangkan peralatan itu. Mereka telah mengujicobanya pada sekitar 50 anak sapi. Cohn dan Frazier sengaja mengambil jantung ternak-ternak tersebut. Pada hari berikutnya, anak-anak sapi itu sudah bisa beraktivitas seperti biasa, seperti makan, tidur, dan bergerak normal. Namun, ketika itu alat tersebut tak dilengkapi dengan pemompa darah lewat tubuh mereka.   "Jika Anda dengarkan dada anak-anak sapi itu dengan stetoskop, tidak akan terdengar detak jantung," tutur Cohn kepada NPR (National Public Radio) saat itu. "Jika diukur dengan EKG (elektrokardiogram), hanya akan terlihat garis lurus," tambahnya.   Dalam kasus Lewis, dokter mendiagnosis dia mengalami amiloidosis (penumpukan protein). Kondisinya pun terus memburuk. Dokter khawatir dia akan segera meninggal jika tak segera mendapat penanganan cepat. Umur Lewis pun diramalkan tinggal 12 jam. Dengan persetujuan istri Lewis, Linda, Cohn dan Frazier memasang "jantung palsu" pada Maret 2011. Alat tersebut bekerja dengan cara memasok aliran darah ke seluruh tubuh dengan menggunakan sejumlah mata pisau yang bergerak terus. Menurut Cohn, peralatan tersebut dirancang dengan menggunakan material buatan manusia. Kisah hidup Lewis tersebut pernah diangkat dalam film pendek yang dibesut sutradara Jeremiah Zagar. Film itu mengisahkan perjalanan hidup pria pertama tanpa jantung secara detil. Film dokumenter yang berjudul In A Dream itu meraih dua nominasi Emmy Awards pada 2010. Menurut NPR, terdapat ribuan pasien di Amerika Serikat (AS) yang dipasangi alat bantu ventrikular yang sama. Termasuk, mantan Wakil Presiden (Wapres) Dick Cheney. Namun, alat itu hanya berfungsi untuk membantu jantung mereka yang masih berdetak. Linda, istri Lewis, pun menyatakan terkejut saat pertama kali mendengarkan detak jantung suaminya. "Yang saya dengar hanya bunyi dengung. Benar-benar hebat," katanya kepada NPR. "Dia (Lewis) tidak memiliki detak jantung," tambahnya. Institut Jantung Texas membeberkan bahwa sebelum pemasangan peralatan baru yang revolusioner itu, Lewis memang sangat bergantung pada mesin dialisis, alat Bantu pernafasan, dan pemompa darah eksternal. Kini, dia tidak lagi membutuhkan semua peralatan Bantu tersebut. Presiden Institut Jantung Texas Dr James T. Willerson menyebut peralatan baru temuan lembaganya itu sebagai tonggak bersejarah di dunia medis. Sebelumnya, prototipe jantung artifisial (buatan) kali pertama dicangkokkan pada manusia oleh Dr Denton Cooley pada 1969.  Operasi itu pun sukses. (dailymail/cak/dwi)

"Bekatul Port" Personal Enterprise Number (PEN) registered @ IANA OID

ASN.1 Notation: {iso(1) identified-organization(3) dod(6) internet(1) private(4) enterprise(1) 30347}

Dot Notation: 1.3.6.1.4.1.1.30347

IRI Notation: oid:/ISO/Identified-Organization/6/1/4/1/30347


View Stat Counter